Laman

Selasa, 07 Mei 2013

SPORT: Pasangan Hidup Pembalap Formula 1




Sangat mudah akhir-akhir ini menemukan pasangan hidup dari pemain-pemain sepakbola. Alasannya jelas, sepakbola adalah olahraga terpopuler sejagat raya. Tidak ada rasanya negara yang tidak demam sepakbola termasuk Amerika Serikat yang lebih mengenal Bola Basket dan Baseball sebagai olahraga yang paling digandrungi. Lagipula siapa yang tidak ingin tahu informasi mengenai pemain idolanya, bahkan kalau bisa sampai dengan kehidupan pribadinya.
Bagaimana dengan Formula 1? Tidak terlalu banyak informasi mengenai pasangan hidup pembalap Formula 1. Mungkin kebanyakan orang beranggapan bahwa pembalap F1 setiap balapan saja sudah dikelilingi oleh wanita-wanita cantik (umbrella girl), pasti sangat mudah bagi mereka untuk mendapat pasangan hidup. Selayaknya atlet di cabang olahraga lain, tentu saja para pembalap jet darat ini amat mudah menarik perhatian para wanita cantik. Tidak heran ketika sebuah balapan berlangsung banyak wanita cantik bertebaran di sekitar garasi (lazim disebut paddock) tim-tim Formula 1. Siapa saja mereka?


1. Hanna Prater
Inilah wanita dibalik kesuksesan Sebastian Vettel menjadi juara dunia 3 kali berturut-turut. Kedua sejoli ini bertemu di SMA dan telah menjalin hubungan kasih sejak 2007. Sayang, Hanna jarang terlihat di paddock Formula 1 karena kabarnya Vettel sangat protektif terhadap sang kekasih dari incaran media. 

2. Jessica Michibata
Kesuksesan Jenson Button menjadi juara dunia Formula 1 2009 sejalan lurus dengan kesuksesan percintaannya menggandeng model blasteran Jepang-Argentina ini. Michibata terkenal sebagai brand ambassador sebuah merk jam tangan, merk peralatan olahraga terkenal asal AS, dan juga seorang fashion designer. Jessica Michibata hampir selalu ada di sisi sang pacar ketika balapan dan tentu saja kehadirannya membuat paddock McLaren menjadi terlihat lebih indah. 

3. Nicole Scherzinger
Paddock McLaren Mercedes sejak 2010 adalah garasi paling indah karena kehadiran Jessica Michibata dan Nicole Scherzinger. Menjalin hubungan sejak 2008 dengan Lewis Hamilton, Nicole cukup sering mendampingi sang pacar di lintasan balap. Tentu ketika jadwalnya sebagai seorang penyanyi dan entertainer tidak padat. Kepindahan Hamilton ke tim Mercedes AMG Formula 1 membuat garasi McLaren kehilangan salah satu pesonanya.

4. Jenni Dahlman

Perempuan ini adalah mantan Miss Scandinavia di tahun 2001 dan mantan istri dari Kimi Raikkonen (juara dunia 2007). Kedua pasangan yang menikah di tahun  2004 dikabarkan berpisah di awal tahun 2013 ini. Sampai kini The Iceman, julukan Kimi Raikkonen, belum menemukan lagi sosok yang bisa membuatnya mencair. Mungkin Kimi susah untuk move on. 

5. Dasha Kapustina
Model asal Rusia ini adalah kekasih baru dari pembalap Ferrari dan juara dunia 2005 dan 2006, Fernando Alonso. Alonso sebelumnya pernah menikah dengan Raquel del Rosario, seorang penyanyi asal Spanyol, negara asal Alonso. Sayang, pernikahan itu kandas. Semenjak pertengahan 2012 Alonso berhasil move on dan menjalin hubungan dengan Dasha. Tidak heran sejak pertengahan 2012 seiring dengan kebangkitan Ferrari, Alonso mampu bangkit dan bersaing dengan Vettel di klasemen balap hingga balapan pamungkas di Brazil. 


Dibalik pria hebat terdapat wanita yang hebat pula - Anonymous

Senin, 06 Mei 2013

BERBAGI PENGALAMAN: SIDANG TILANG



"Selamat pagi/siang/malam, bisa lihat surat-suratnya?" Siapa di antara anda sekalian yang langsung gugup mendengar kata-kata sakti barusan? Jujur, sebelum gue punya SIM, gue juga gugup dengar kata-kata barusan dan pilihan yang langsung terlintas di kepala adalah damai di tempat. Hehehe..
Sekitar 2 atau 3 minggu yang lalu, sepupu gue kena tilang gara-gara lampu motornya mati sebelah. Iya, mati sebelah. Biarpun cuma sebelah tetap saja melanggar hukum dan tentu saja sebagai penegak hukum, polisi berhak menilang. Sepupu gue sudah menawarkan opsi 'damai' tapi mungkin opsi damai tersebut kurang menarik selayaknya opsi minta balikkan kepada sang mantan (oke, weird) sehingga sang penegak hukum memberi surat tilang dan SIM sepupu gue diambil. Melihat tanggal sidang tilang, jelas sepupu gue berhalangan dan melimpahkan kuasa tersebut ke gue. Tanpa keberatan gue mengangguk setuju karena 2 hal: Pertama, gue pengen tahu sidang tilang itu kayak apa karena jujur gue belum pernah kena; Kedua dan ini yang paling penting, gue amat sangat punya waktu berlebih untuk itu. 
Maka, datanglah gue ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang selama gue SMA gue lewat sana hampir setiap hari (tebak SMA gue di mana) dan di mana hari sidang tilang adalah menyebalkan buat gue karena pasti macet gara-gara motor parkir di pinggir jalan dan calo. Ya, calo. Para calo itu menggoda gue dengan berbagai macam jurus dan sayangnya, iman gue terlalu terguh dan kuat untuk digoda (sisiran). Sebenarnya pertimbangan gue adalah, gue pengen mengalami sendiri seperti apa sidang tilang. Hehehe..
Masuklah gue ke pengadilan dan disuruh ke loket di sayap kiri pengadilan buat ambil nomor antrian yang ditukarkan dengan berkas surat tilang. Dapatlah nomor antrian. Gue kira gue akan masuk ruang pengadilan dan menghadapi pengadilan beneran di mana gue butuh pengacara dan ternyata tidak. Cukup menunggu nomor antrian dipanggil lalu bayar di loket dan selesai. Ada juga seperti contoh di artikel ini http://www.tempo.co/read/news/2012/11/03/083439461 dan ternyata gue mengalami hal yang berbeda. Jauh dari bayangan gue selama ini kalau sidang tilang itu bakal ribet, dll. Ternyata, jauh lebih simpel. Sebenarnya ada yang lebih simpel daripada ikut sidang tilang, yaitu minta slip biru seperti di bawah ini (abaikan nama pada contoh): 
Nah, konon katanya slip biru itu berguna untuk bayar denda lewat Bank yang ditunjuk baik melalui atm maupun teller tanpa harus ikut sidang tilang. Nah, kalau yang merah atau berwarna putih itu kita harus ikut sidang tilang semacam yang gue bilang tadi. Lebih simpel dapat slip biru tapi terkadang polisi enggak mau kasih slip ini entah alasannya apa.
Inti dari tulisan pengalaman ini adalah gue pengen kalian terbuka dengan fakta yang ada. Marilah kalau salah mengaku salah dan ikut sidang tilang atau minta slip biru lalu bayar sejumlah dengan yang tertera akibat kesalahan kita sendiri. Percayalah, uang denda kita akan masuk ke kas negara (itu juga kalau enggak dikemplang sih). Menyumbang sedikitlah untuk negara ini. Jangan pilih opsi damai karena itu akan menyuburkan praktek korupsi dan masuk ke kantong pribadi. Percuma kita suka nyinyir melihat oknum polisi yang korupsi tapi kita sendiri ikut berkontribusi di sana. Jangan lagi ada ketakutan untuk ikut sidang tilang atau bayar denda. Lagipula denda itu baik untuk diri kita sendiri sebagai peringatan. Lebih baik bayar denda lalu sadar kesalahan sendiri daripada bayar biaya rumah sakit akibat kesalahan kita berlalu lintas atau yang lebih parah, bertemu Sang Pencipta. 


Don't be afraid, it's all only in your mind - anonymous

Minggu, 05 Mei 2013

RESTART



Hello. It's been a very long time since my last post. Well, banyak yang sudah berubah. Baik itu di diri gue sendiri juga mungkin kalian. Entah itu perubahan ke arah lebih baik atau malah mungkin lebih buruk.
Sebagaimana dan selayaknya sebuah video game, selalu ada dan tersedia pilihan restart atau bahkan reset, dalam hidup yang nyata pun ada yang namanya restart (Untuk reset kayaknya hampir mustahil dalam kehidupan nyata), maka dari itu dari postingan inilah gue bakal restart. Apa aja yang gue restart? Yang terutama yah tentu blog ini. Gue sedikit ubah desainnya biar sedikit refresh.
Banyak gamers yang bilang kalau restart ketika main game itu adalah sebuah tindakan yang hampir setara dengan kecurangan. Kenapa? Karena you only have one shot and you have to make sure that will be your best shot istilahnya. Hidup juga begitu. Kita cuma punya satu kali kesempatan hidup dan sudah selayaknya lah kita buat sesuatu yang terbaik di setiap langkah. Well, nobody's perfect. Kita tidak sempurna, maka dari itu kita sering buat kesalahan dan selayaknya anda ketika sedang bermain game, maka dijamin anda akan mengambil pilihan restart. Selayaknya sebuah pilihan maka itu akan mengandung resiko. Ketika kita tidak cukup berani mengambil sebuah resiko untuk langkah yang lebih baik, kita tidak akan pernah maju. Maka, tidak usah pedulikan kata orang, ambil resiko itu dan restart. That's what I'm trying to do with my life.
Biarlah orang berkata apa karena memang pada dasarnya tidak ada orang yang betul-betul senang dengan apa yang kita perbuat dan selalu ada celah bagi mereka untuk menjatuhkan kita. Terkecuali keluarga kita sendiri dan mungkin teman-teman terbaik anda. Mari kita beranikan diri ambil pilihan untuk restart bila memang dirasa perlu dan membawa perubahan lebih baik untuk hidup kita ke depan. Ada sebuah lagu yang akhir-akhir ini memberi saya semangat baru. Selain liriknya, videonya juga memberi saya sebuah semangat. Sebuah lagu dari The Script featuring Will.I.Am berjudul Hall Of Fame. Enjoy the song and see you in another post! 




Only those who will risk going too far can possibly find out how far one can go. – T. S. Eliot